|
JALAN MEWUJUDKAN KEBAHAGIAAN
CARANYA BERFIKIR ORANG
YANG SUDAH SUKSES
(PARADIGMA SUKSES)
Semua orang ingin hidup bahagia. Tetapi, keinginan saja tidak cukup. la harus melakukan sesuatu untuk hidupnya.
KEBAHAGIAAN adalah dambaan setiap orang. Kebahagiaan akan
tercapai jika orang mampu mewujudkan segala impiannya. Kunci dari
kebahagiaan adalah kebebasan finansial (berpenghasilan besar),
kebebasan waktu untuk beraktifitas sesuai keinginannya tanpa terikat
waktu & pekerjaan, serta kebebasan fikiran (bebas stress).
Ketiga faktor ini akan memudahkan orang untuk merealisasikan impian-impian besar yang merupakan perwujudan dari kebahagiaan dan berbagi. Misalnya:
1. Kebahagiaan keluarga: istri dan anak-anak tercinta.
2. Kebahagiaan orangtua.
3. Kebahagiaan kerabat.
4. Kebahagiaan orang-orang yang membutuhkan.
Dengan kebebasan finansial, kebebasan waktu, dan kebebasan fikiran, kita bisa berbagi kepada banyak orang. Penghasilan besar akan memudahkan orang beramal dan banyak memberi kepada orang-orang tercinta dan yang membutuhkan. Kebebasan waktu dan fikiran akan membuat orang lebih taat, khusuk, dan rajin dalam beribadah.
Manusia terbaik adalah yang banyak bermanfaat bagi kerabat dan orang-orang di sekitarnya.
Mengubah Paradigma
Apa yang ada pada kebanyakan orang untuk mewujudkan kebahagiaan? Fakta menunjukkan bahwa kebanyakan orang lebih memilih bekerja dan menjadi karyawan untuk meniti kesuksesan. Sebagian yang lain menjadi professional seperti dokter, pengacara, notaris, arsitek, dan konsultan sebagai jalan menuju sukses. Atau menjadi pengusaha walaupun harus dengan modal.
Melalui kerja keras sudah banyak juga orang yang berhasil mewujudkan kebahagiaan melalui
pilihan profesi-profesi tersebut. Tetapi sebagian besar orang sulit
mewujudkan impian tersebut.
Misalnya, untuk menjadi karyawan yang sukses dan seorang profesional
handal dituntut memiliki latar belakang pendidikan yang mendukung.
Sementara kebanyakan orang tidak mampu memenuhi tuntutan tersebut.
Atau, banyak juga orang tidak berhasil mewujudkan kebahagiaan
walaupun sudah memiliki latar belakang pendidikan yang baik.
Penghasilan Pasif (Passive Income)
Saatnya mencoba profesi ini yang didasari paradigma sukses.
Paradigma ini muncul dari orang-orang yang telah meraih kesuksesan
dari aset yang telah dibangunnya. Setelah beberapa tahun bekerja
keras, aset yang dibangunnya memberikan penghasilan pasif bagi
mereka (passive income).
Penghasilan pasif ini sangat berbeda dengan penghasilan aktif yang
selama ini dilakukan kebanyakan orang seperti bekerja atau menjadi
seorang professional. Dengan penghasilan pasif ini seseorang tidak
lagi dibebani dengan jadwal kerja maupun tuntutan praktik. Mereka
bisa lebih menikmati kebebasan finansial dan waktu.
Selain itu, penghasilan pasif tidak terganggu dengan kondisi
seseorang yang mungkin saja sudah memasuki masa tidak produktif.
Misalnya saja, ketika orang tersebut berusia lanjut bahkan meninggal
dunia. Jadi, aset yang telah dibangunnya akan menjadi sumber
penghasilan yang akan terus mengalir menghidupi keluarga untuk masa
depannya.
Siapa pun bisa Membangun Aset
Membangun aset ini bisa dilakukan oleh semua orang tanpa kecuali.
Mulai dari masyarakat umum berpendidikan rendah sampai orang-orang
yang berpendidikan tinggi. Para karyawan, pofesional dan pengusaha
juga bisa membangun aset.
Ada tiga cara membangun aset bisa menjadi pilihan :
-
Perusahaan bersistem (konglomerasi)
Membangun dan mengembangkan sistem bisnis sendiri. Contoh perusahaan
bersistem adalah Matahari Dept. Store, Carrefour Hypermarket.
-
Bisnis Waralaba (franchise)
Membeli sebuah sistem yang sudah
jadi dan tinggal menjalankannya. Conoth bisnis waralaba adalah:
Indomaret, Alfamaret, Mc Donald, Pizza Hut, dll.
-
Waralaba Pribadi (Personal Franchise/Network Marketing)
Anda membeli dan menjadi bagian dari sistem marketing yang sudah
terbentuk.
Konsep kesatu dan kedua sangat membutuhkan modal yang besar dan
berisiko besar. Jadi, konsep ketiga adalah yang paling mungkin
dilakukan oleh semua orang. Melalui waralaba pribadi, orang
bisa membangun aset tanpa harus meninggalkan profesi atau pekerjaan
yang sedang dijalani saat ini.
Waralaba pribadi juga bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin
mengembangkan bisnis pribadi. Konsep bisnis ini juga bisa menjadi
jalan bagi para mahasiswa untuk mewujudkan masa depannya. Peluang
kesuksesan membangun bisnis pribadi terbuka luas untuk waktu
sepanjang masa.
Mulai sekarang, marilah membangun aset sebelum Anda membutuhkannya.
Kembali ke atas
| Halaman Utama
|